
Melukis adalah kegiatan menuangkan sebuah ide ke atas media 2 dimensi dengan peralatan seperti kuas dan cat. Melukis merupakan sebuah pengembangan yang lebih utuh dari menggambar. Hasil dari seni lukis dapat memuat representasi terkait alam seperti potret manusia, hewan, tumbuhan, bahkan pemandangan, serta dari imajinasi. Melukis memiliki tujuan untuk mewakili emosi sang pelukis dan sebagai tempat berekspresi.
B. Unsur-unsur dalam Melukis
Dilansir dari www.gramedia.com diakses tanggal 5 November 2023, bahwa ada beberapa komponen didalam melukis, diantaranya :
1. Komposisi
Komposisi merupakan cara untuk merangkai unsur-unsur yang akan memberikan bentuk seperti warna, garis, bidang, ruang, gelap terang.
2. Balance
Balance atau keseimbangan adalah cara mengatur objek agar serasi saat dilihat.
3. Proporsi
Proporsi atau perbandingan merupakan karakteristik dari bentuk antara benda yang satu dengan yang lainnya.
4. Irama
Irama adalah kesan gerak khas yang dihasilkan dari garis, warna, bentuk, gerakan, dan tekstur-tekstur secara berulang.
5. Unity
Unity atau kesatuan merupakan hasil dan perpaduan unsur- unsur dari berbagai elemen yang ada.
6. Aksentuasi
Aksentuasi atau tanda khas memiliki maksud bahwa setiap gambar memiliki unsur pembeda.
C. Aliran dalam Melukis
Dilansir dari www.gramedia.com diakses tanggal 5 November 2023, bahwa ada beberapa aliran didalam melukis, diantaranya :
1. Representatif
Representatif atau perwujudan adalah melukis berdasarkan kenyataan pada alam atau kehidupan sehari-hari manusia dalam masyarakat. Aliran representatif dibagi dalam tiap kategori yaitu naturalisme, realisme, dan romantisme.
2. Deformatif
Deformatif merupakan aliran yang mengubah bentuk asli tanpa benar-benar meninggalkan bentuk dasarnya. Aliran yang termasuk defarmatif yaitu impersionisme, kubisme, ekspresionisme.
3. Nonrepresentatif
Nonrepresentatif adalah gaya yang tidak merepresentasikan atau menggambarkan sesuatu, atau dengan meninggalkan bentuk aslinya. Contohnya yaitu aliran abstrak ekspresionisme dan formalisme.
D. Teknik Melukis
Dilansir dari www.bola.com diakses tanggal 5 November 2023, bahwa ada beberapa teknik didalam melukis, diantaranya :
1. Teknik Aquarel
Teknik aquarel merupakan teknik yang menggunakan sapuan dan paduan warna yang tipis transparan, dan tembus pandang.
2. Teknik Plakat
Teknik plakat merupakan teknik yang menggunakan sapuan dan paduan warna yang tebal atau menutup latar belakang objeknya.
3. Teknik Goresan Ekspresif
Teknik goresan ekspresif merupakan teknik yang terkesan bebas karena bisa menggunakan benda yang dianggap menarik oleh pelukisnya.
4. Teknik Mozaik
Teknik mozaik menggunakan material atau kepingan dan disusun menjadi sebuah objek.
E. Alat dan Bahan
Ada berbagai jenis cat yang bisa digunakan untuk melukis, salah satunya yaitu cat minyak. Menurut Philip Berill (1996:8) Buku Panduan Melukis dengan Cat Minyak, bahwa cat minyak dibuat dengan menggabungkan zat warna dengan minyak pengering atau semipengering. Ketika terpapar udara, cat akan teroksidasi dan membentuk lapisan elastis yang secara perlahan akan mengeras diatas kanvas atau permukaan lukisan. Secara tradisional, minyak yang paling banyak digunakan dalam pembuatan cat minyak adalah cat minyak biji rami, minyak opium (poppy oil), minyak safflower dan minyak kedelai. Ada beberapa alat dan bahan yang digunakan dalam melukis dengan cat minyak, diantaranya cat minyak (cat minyak Griffin dan cat minyak batangan), media, pelarut, pengencer, dan pernis, minayk biji rami, terpentin sulingan, spirtus putih atau pengganti terpentin, alas lukisan cat minyak, kertas sketsa cat minyak, papan lukis cat minyak, kanvas berbingkai siap pakai, kuas (kuas bulu babi, kuas bulu musang, kuas bulu sintesis), palet, cangkir celup, pisau palet/pisau lukis.
F. Pendapat Penulis
Menurut pendapat saya, melukis dapat memberikan manfaat atau kesenanan tersendiri bagi pelukisnya, objek yang dilukis juga memiliki kesan dan memori tersendiri bagi pelukisnya. Pelukis dapat memilih media serta teknik sesuai kehendaknya. Didalam melukis kita bebas berkreasi sesuai kreativitas dan imajinasi masing-masing, karena hal itu akan memengaruhi emosi sang pelukis serta akan berdampak pada hasil akhir lukisan tersebut. Bagus atau tidaknya hasil akhir lukisan itu tergantung bagaimana cara orang lain menilai lukisan tersebut sesuai sudut pandang dan seleranya masing-masing.
REFERENSI
Gramedia.com, “Pengertian Seni Lukis: Fungsi, Tujuan, dan Komponennya”, Komponen Seni Lukis, 2021, < https://gramedia.com/literasi/seni-lukis/> [5 November 2023]
Gramedia.com, “Pengertian Seni Lukis: Fungsi, Tujuan, dan Komponennya”, Aliran Seni Lukis, 2021, < https://gramedia.com/literasi/seni-lukis/> [5 November 2023]
Berill Philip.1996.”Panduan Melukis dengan Cat Minyak”.PT MACANAN JAYA CEMERLANG
No comments:
Post a Comment